Senin, 24 Juni 2013

Aashiqui 2

 
Satu lagi film blockbuster Bollywood yang sukses bikin aku nyesek!
Baru beberapa hari yang lalu aku nonton film ini. One word : SUPERB! (tuh sampe aku bold segala)
this movie was superb! I like every single thing about this movie. Udah lama juga nungguin film Bollywood yang mengharukan seperti ini. Awalnya film ini direkomendasiin sama beberapa orang yang udah pernah nonton, dan jujur penasaran. Apa yang membuat film ini masuk dalam kategori Blockbuster di Bollywood, padahal pemainnya masih terbilang baru kalau dibandingkan dengan sekaliber Khan yang punya nama kuat di perfilman India sana.




Pemain utamanya Aditya Roy Kapoor, pertama kali liat doi main film di Guzaarish bareng Hrithik Roshan. Salah satu film bollywood yang bikin aku mewek juga. 
Okay, cerita dari Aashiqui 2 ini sebenarnya bukan hal yang baru lagi di dunia perfilman. Tapi entah kenapa film ini sangat mengharukan. This movie was about love story antara Rahul Jayekar, penyanyi terkenal yang namanya sudah sedikit meredup karena doi pecandu berat alkohol. 


Di suatu malam, usai konser di Goa, Rahul hampir menabrak cewek di tengah jalan (karena pengaruh alkohol). Si cewek bernama Aarohi (ga inget nama belakangnya, karena gak pasaran) yang rupanya penyanyi bersuara merdu di sebuah bar kecil. Dan kebetulan Aarohi menyanyikan lagu artis pujaannya, Rahul. Rahul yang tersentuh denger suara Aarohi dan berjanji akan menjadikan cewek itu sebagai playback singer terkenal. Aarohi yang syok melihat kedatangan Rahul di bar, bikin dia jadi tergagap-gagap waktu bicara langsung sama idolanya, Rahul.

Sudah tahu dong kelanjutannya. Yup, mereka akhirnya saling jatuh cinta. Tapi dibalik kisah cinta mereka banyak jurang pemisah. Disaat karir Aarohi sebagai playback singer bersinar, Rahul justru sebaliknya. Kecanduan Rahul terhadap alkohol semakin parah. Rahul meminta agar Aarohi pergi menjauh darinya, ia takut dirinya akan menjadi ancaman untuk Aarohi. Namun Aarohi menolak pergi dari kehidupan Rahul karena perasaannya terhadap Rahul adalah kelemahannya sama seperti minuman keras adalah kelemahan Rahul. 

Ada beberapa scene yang membuat aku sempat menahan napas beberapa detik, berkaca-kaca dan akhirnya menitikan air mata. Salah satunya ketika Rahul yang sudah kehabisan uang, tersiksa saat kebutuhannya terhadap minuman keras tidak terpenuhi. Tangannya sampai gemetar dan dengan kalap mengobrak abrik isi lemari apartemennya, mencari-cari sisa minuman keras. Aarohi gak sengaja melihat Rahul mengambil uang dari dompet miliknya tanpa izin. Tapi Aarohi cepat-cepat berbalik pura-pura gak liat untuk menjaga perasaan Rahul. Scene ini bikin nyesek. Sedih liatnya deh. Kalau di dunia nyata ada cewek seperti itu pasti gak kebayang sakit dan sedihnya.


Meskipun pemainnya terbilang baru, akting mereka patut dipuji. Chemistry-nya juga dapat banget! dan salah satu scene yang mungkin bisa dibilang andalan di film ini pas sharing romantic moment di bawah turunnya hujan.

Saranku, ni film recomended banget buat ditonton. Khususnya pecinta Bollywood. Film ini bagi aku bukan roman picisan yang banyak adegan dewasanya. Film ini menyentuh banget. Intinya tentang kesetiaan dan pengorbanan. Soundtrack dan lirik lagunya juga bagus dan penuh makna. 

Nyesel waktu itu gak nonton di bioskop. Hiks :(



Jumat, 21 Juni 2013

Cara Mudah Menggabungkan Video dengan Subtitle

Hola readers!

Hari ini gw mau posting soal menggabungkan video dengan subtitle.
Kebetulan gw baru aja download film via youtube, tapi sayang ga ada subtitle-nya. 
Minimal english deh, tapi ga ada. Maklum filmnya baru keluar bulan April kemaren. 
Gue searching di google subtitle english-nya, eh kebetulan ketemu yg indo. Gw cek dulu tu subtitle nya berantakan apa ga, sebelum gw mix sama videonya.

Ok deh, tanpa bertele-tele lagi, gw langsung share aja gimana caranya mix video dan sub dengan mudah tanpa pasang aplikasi yang berat. 
Langkah pertama, cukup download aplikasinya yang bernama : 
MKVToolNIX (cari di google aja banyak kok.) aplikasi ini hanya 9,41 MB jadi ga terlalu berat.

Langkah kedua, setelah didownload, kemudian jalankan.


Di kolom input files, klik "add" dan pilih video dan subtitle (udah diextract) yang mau dimix. 



Langkah ketiga klik "Start Muxing"




 Langkah selanjutnya, tunggu sampai prosesnya selesai. 
Setelah itu, "Open Folder" dan mainkan videonya. ^^
Simple and fast.
Selamat mencoba. ^^

Jumat, 31 Mei 2013

Translated Lyrics Tujhe Bhula Diya in Bahasa


 
Raghav's awesome performance in Dance India Dance

Air mataku tumpah seperti hujan dan bahkan mimpi-mimpiku telah terendam

Air mataku tumpah seperti hujan sementara sudut-sudut kelopak mataku mengeluarkan air mata dalam tidur 

Air mataku tumpah seperti hujan dan hatiku sakit

Air mataku tumpah seperti hujan sementara awan kelabu dan perpisahan datang mendekat 

Aku mulai bersahabat dengan kegelapan dan malam sepi

Aku tersesat di jalan ini, tidak ada lagi yang ku milikki 

Aku tidak tahu bagaimana bisa bertahan melewati hari-hariku

Aku terus mengatakan pada diriku sendiri berulang-ulang 

Bahwa aku telah melupakanmu

Lalu kenapa kenangan tentangmu

Membuatku menangis, oh, menangis

Aku mampu mendengar kata-kata yang tertulis tentangmu

Aku selalu bertanya kenapa kita harus berpisah seperti ini, Tuhan

Tuhan, jarak ini. Tuhan, itu keputusan-Mu

Tuhan, itu telah terjadi, takdir-Mu atasku

Untuk beberapa saat aku terikat denganmu

Kemudian jalur itu berpaling

Aku mulai kehilanganmu, rasanya seperti aku telah kehilangan sesuatu yang menjadi milikku

Sekarang kau harus berdoa untukku, hanya kau yang bisa membebaskanku dari rasa sakit ini

Menjadi milikmu, jika aku tidak lagi menjadi milikmu, Aku mengatakannya pada diriku sendiri

Aku telah melupakanmu, oh

Lalu kenapa kenangan tentangmu

Membuatku menangis :'(

Minggu, 12 Mei 2013

Translated Lyrics Kaise Mujhe in Bahasa



Kaise mujhe tum mil gayi

Aku ingin tahu bagaimana kau bisa datang dalam hidupku


Kismat pe aaye na yakeen
Aku tidak percaya ini sungguh keberuntunganku

Utar aaye jheel mein jaise chaand utarta hai kabhi

Kau datang, bagai cahaya bulan yang menyinari telaga


Haule haule dheere se
Lembut dan perlahan

Gunguni dhoop ki tarah se tarannum mein tum
Bagai sinar fajar, membawa melodi

Chooke mujhe guzri ho yuri
Kau sentuh aku

Dekho tumhe
Aku memandangimu

Ya main sunoo
Atau mendengarkan suaramu

Tum ho sukoon
Kau kedamaian

Tum ho junoon
Kau obsesi

Kyun pehli na aayi tum

Mengapa kau tidak datang lebih awal


Main to ye socha tha ki aaj kal uparwale ko fursat nahi

Aku merasa Tuhan tidak lagi memiliki waktu

Phir bhi tumhe banake woh
Setelah Dia menciptakanmu

Meri nazar mein chadh gaya
Dan membawamu padaku

Rutbe mein woh aur badh gaya
Keyakinanku pada-Nya semakin bertambah

Badley raaste, jharne aur nadi badley ret ki tim tim

Jalan, sungai, laut ataupun gelombang pada pasir boleh saja berubah


Chede zindagi dhun koi nahi

Hidup akan membawa instrumen baru

Badley barkha ki rim jhim
Melodi hujan akan berubah

Badlengi rituen ada
Cuaca pun akan berubah

Par main rahoongi sada usi tarha
Tetapi aku akan tetap sama

Teri bahon mein bahen daalke
Tanganku menggenggam tanganmu

Har lamha har pal
Setiap detik, setiap saat

Zindagi sitar ho gayi
Hidup telah menjadi instrumen musik

Rim jhim malhar ho gayi
Menyanyikan lagu hujan

Mujhe aata nahi kismat pe apne yakeen
Aku tidak percaya, ini sungguh keberuntunganku

Kaise mujhko mili tum
Bagaimana aku memilikimu...

Kamis, 09 Mei 2013

When Holly Meet Bolly


Entah kenapa setiap kali dengerin lagu-lagu Bollywood, hati gue berasa nyangkut di filmnya. Kebawa ke kehidupan sehari-hari. Mungkin karena gue terlalu mendalami peran yang dibawakan tokohnya. Atau mungkin memang aktor and aktrisnya yang jempolan aktingnya? Banyak sebagian orang bilang bahwa film India itu gak realistis. Ada tarian dan nyanyiannya. Sedih nyanyi, senang pun nyanyi. Then what's the big deal? Itu kan hanya sebagian dari penghayatan film aja. Menurut gue itulah gunanya film. Menghidupkan suatu perasaan sedih dengan alunan lagu yang menyayat hati. Ataupun senang dengan lagu yang nge-beat.


Beberapa kali nonton film yang ide originalnya dari film Hollywood, kemudian di-remake ke Bollywood. Atau bahkan terinspirasi. Ingat terinspirasi beda ya sama copy cat! Seperti film Hollywood Stepmom yang di-remake secara resmi oleh Karan Johar dengan judul yang berbeda We Are Family. Walaupun jalan ceritanya sama, tapi gak tau kenapa remake Bollywood justru lebih berasa sedihnya. Coba aja bandingkan kedua film tersebut. Gue rasa hampir sebagian besar versi Bollywood-nya justru jauh lebih menyentuh daripada versi Hollywood-nya.

Itulah salah satu kelebihan sineas sana. Mereka mampu me-remake sebuah film menjadi jauh lebih dramatis berkat OST-nya. Salah satunya, film Ghajini yang diperankan secara total oleh Aamir Khan. Damn i love this movie! Selesai nonton, gue langsung mikir, “Ini beneran ceritanya setragis ini?” Sedih dan mengharukan. Ternyata cinta bisa merubah seseorang menjadi 180 derajat berbeda. Setelah gue nonton dan jatuh cinta sama film ini, ternyata usut punya usut film ini terinspirasi oleh film Hollywood Memento. Jujur aja karena penasaran, saya langsung lihat perbedaannya.


Dan memang, secara tema dan cerita kurang lebih hampir sama. Dengan tato di badan, kamera Polaroid dan Short Term Memory Loss-nya. Tapi jalan cerita dan penyelesaian konflik kedua film ini sangat jauh berbeda. I think Ghajini is much more touching and understandable (bener gak tuh bahasa inggrisnya??) Terlepas dari rasa suka gue sama Bollywood. Di film Ghajini, cerita cintanya dikemas dengan indah dan mengharukan. Ceritanya lebih mudah dicerna, ketimbang versi Hollywood-nya yang kebanyakan orang harus menonton beberapa kali baru mengerti. Dan banyak juga dari mereka yang pusing nonton alur cerita film Memento ini. Hehehe. Pemikiran orang barat sana emang rumit gue rasa. Beberapa film macam Inception-nya Leonardo De Caprio. Bisa bikin otak jungkir balik nontonnya. :)

Sabtu, 20 April 2013

Demam Imran Khan

Hmmm... kali ini mau bahas apa ya? Imran Khan aja deh.
Mungkin bagi sebagian pecinta Bollywood belum pada kenal sama aktor muda yang tampan ini. Sebenernya sih gw sering dgr namanya. Bahkan ada salah satu fans Imran yang hampir setiap hari posting berita di social media ttg cowok muslim ini. Awalnya sempet sebel sih, "Ni org kok berita yang diposting ttg Imran Khan melulu??"



Gw udah tau sih yg namanya Imran Khan. Pernah browsing soalnya di Google. Dan ternyata ada 3 orang yang punya nama beken ini. Pertama, Imran Khan sang politikus. Kedua, Imran Khan si penyanyi. Ketiga, Imran Khan aktor. Nah Imran Khan yang aktor inilah yang bakal gw bahas di sini. 
Doi ternyata masih muda lho. Awalnya ga begitu tersepona sama dia. Yah klo modal tampang doang mah banyak ya. Jadi awal-awal masih kurang berminat. Sampai ada rasa penasaran pgn liat aktingnya. Dari sekian banyak filmnya (blm banyak2 juga sih) Imran ini, yang pertama kali gw tonton adalah Ek Main Aur Ek Tu. Doi main bareng si cantik Kareena Kapoor. 




Menurut gw aktingnya lumayan keren. Karena baru satu film, jadi belum bisa bilang 100% perfect. Soalnya belum liat akting dia di film lainnya. Berhubung doi emang ganteng bgt! Muslim pula! hahahaha lebay.com. Jadinya ngefans deh. Kebetulan gw suka bgt sama cowok muslim yang punya Muslim Look. Maksudnya kan ga semua org Islam punya Muslim Look. Dan pas bgt nih si doi good looking and has a Muslim Look. Hahahaha apa sih???

Waktu pertama kali gw liat doi di film, hati kecil gw akhirnya mengakui kalo doi emang ganteng bgt!
Tiba-tiba jadi mikir, gimana ya Zulaikha yang tergila-gila sama manusia tertampan dunia akhirat. Nabi Yusuf A.S. Secara gw cewek jadi tau banget gimana deg-degannya liat cowok ganteng. Apalagi kalo bisa ketemu tiap hari, bisa kerepotan tuh jantung deg-degan mulu and salah tingkah. wkwkwkwk. Gubraaaak! 


Ada cowok yang bilang gini, "Kenapa sih cewek tuh klo udah suka sama artis ganteng pasti mujinya suka lebay. Kita aja klo liat cewek cantik ga gitu2 amat." 
Hahahaha. Klo cewek mang meledak2 klo liat cowok ganteng, beda sama cowok klo liat cewek cantik atau bening dikit, mata and kepalanya lgs muter 180 derajat ngikutin arah pergi tuh cewek. Hahahaha. Iya ga sih??

Sekarang klo liat cewek org cowok ganteng mending nyebut, "Subhanallah" atau "Masha Allah"
Konon katanya, klo kita menyebut nama Allah begitu liat cewek or cowok ganteng itu seperti doa untuk mendapatkan jodoh ataupun keturunan yang tampan or cantik.

Siapa sih yang ga suka liat sesuatu yang indah-indah???
Karena pada dasarnya manusia klo jatuh cinta atau menyukai sesuatu dari mata turun ke hati. Bullshit ah klo ada yang bilang jatuh cinta pertama kali bukan karena fisiknya melainkan hatinya. Emangnya waktu pertama kali tu manusia yang ditaksir ga discan dulu pake mata??
Oke deh intinya mah tampilan seseorang menjadi daya tarik utama deh. 
Macem Imran Khan ini. Memang sih ganteng or ga nya seseorang relatif ye. Setuju atau ga nya ya terserah deh, coz situ yang punya hati. hehehe...
Ok deh capcus cyiiin. 

Selasa, 16 April 2013

Ek Main Aur Ek Tu

Ek Main Aur Ek Tu

Sekedar sharing aja nih. Kemaren malem gw sempet-sempetin nonton Ek Main Aur Ek Tu. Awalnya gara2 penasaran siapa sih aktor Bollywood Imran Khan yang sekaligus keponakan Mr. Perfeksionis Aamir Khan. Dan kebetulan gw juga suka bgt sama Bebo alias Kareena Kapoor. Karena dua alasan itu lgs beli deh dvd nya. Ternyata pas nonton gw ga kecewa sama sekali. Nih film sumpah kocak! Sukses bikin gw ketawa ngakak tengah malem. Untungnya gw bs ngerem tu suara, kalo ga ya berabe dah. Bisa digrebek org sekampung. 

Ceritanya sih simple bgt. Tentang cowok yang baru aja kehilangan pekerjaan. Jobless! Si cowok lahir di keluarga kaya raya yang selama 25 tahun hidupnya selalu diatur2 sama orangtuanya. Sampe cara makan dan pake dasi aja diatur. Hahaha. Walhasil karena didikan itulah si cowok kaku bgt orgnya. Ga bs relax. Berdirinya aja terkesan kaku. Dia ga bisa ngasih tau kenyataan ke org tuanya kalo dia baru aja dipecat. Dy ga mau liat wajah2 orangtuanya kecewa. Makanya dia pura2 ngaku tetap bekerja. 

Si doi arsitek. Dan bokapnya sering bgt mengingatkan kalo bokapnya bs menghasilkan karya yang jauh lebih baik daripada anaknya. Kebayang ga sih diremehin mulu sama orgtua sendiri. Belum lagi nyokap yang selalu bangga dengan pergaulan kelas atasnya. Si anak dituntut untuk berbicara dengan cerdas. Seperti kebijakan politik Obama. Hahahaha. Si doi baru 25 tahun kali. Bukan bussinessman yang udah malang melintang di mana-mana. Ni film unik bgt! Kocak dan segar humornya. 

Tokoh ceweknya juga ga kalah amburadul hidupnya dari si cowok. Doi juga jobless. Kerja sebelumnya adalah Barber, tp dy lebih suka disebut Hairstylist. Keluarganya berbanding terbalik dari si cowok. Namanya Riana. Doi lahir di keluarga yang jauh lebih bahagia dari Rahul. Oh ya nama cowok itu Rahul. Riana banyak mengajarkan kebahagiaan yang sepenuhnya pada Rahul. Walaupun hidupnya ga lebih baik dari Rahul, tp doi tetep happy. 

Sampai akhirnya si Rahul jatuh cinta sama Riana. Menurut gw sih ceritanya simple love story, but with uniquely touch! And it's absolutely entertainting! Cuma kekurangannya, film ini terkesan Hollywood bgt. Nuansa Bollywoodnya kurang berasa. Secara gw lebih suka film Bollywood yang kental akan budaya dan cerita yang unik.

Oh ya aktornya parah gantengnya!!!

Hahahaha. Lebay ya gw. Bodo ah! hihihi...
Gw langsung in love sama Imran Khan. Dan minat mau nonton film kedua pasangan ini lagi. Katanya dua pasangan ini lg bikin film baru. 
Oh ya film ini garapan Karan Johar, si pembuat film Bollywood fenomenal Kuch Kuch Hota Hai dan Kabhi Khushi Kabhi Gham dan masih banyak karya dia lainnya. 
Hehehe.